
Tinggal di motel, "Princess Lodge". Happy nggak lo..?? Yeach, I'am sure mate. Masalahnya rekening gua jadi makin tipis nich. So, My family must escape from here. Cari sewa rumah nggak gampang lo.. Kalau mau kontrak rumah disini, nggak macam di kampung gua, tinggal datang trus ngomong sama yang punya rumah and its done. Disini mau kontrak rumah kayak orang mau ngelamar kerja. Perlu siapin dokumen dari Passport, sampai surat referensi. Nah surat referensi dari mana gua dapat, apa iya pak RT & RW di Aussie sini mau ngeluarin surat rekomendasi buat orang macam gua yang merantau nggak jelas gini.
Kalau dalam keadaan susah kayak gini, siapa yang bisa kasih pertolongan. Nggak ada jawabnya, kecuali "ALLAH SWT". Shalat dech 2 raka'at (shalat hajat). Nggak berapa lama, Alhamdulillah ketemu orang indonesia yang namanya "TONI", dia ini student di Adelaide university. kata dia ada nich orang indonesia punya rumah di daerah port rush road, namanya mbak indah. Bayangin para pembaca (Narsis banget ya.. gw kayak banyak yang baca aja), belum pernah kenal, tapi istri gua nekat aja call by phone. Namanya juga kepepet, orang aja kalau dikejar anjing bisa lompatin tembok 2 meter. Sekali lagi, Alhamdulillahirobbi'l A'lamin.....ALLAH SWT menggerakan hati mbak indah sehingga bisa menerima kami sementara sampai dapat kontrakan rumah. Oh ya.. orang yang gua tempatin sekeluarga ini, baik, ramah pokoknya bro... semua sifat baik ada pada nich orang. Dapat Bless kali dari ALLAH SWT di hatinya. Sekedar informasi, untuk pembaca yang budiman, Mbak indah ini mempunyai satu puteri dan suaminya bekerja di Perth.
Ibarat pemenanga Academy Award, "Kami sekeluarga juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada mas TONY yang mau mengantarkan kita dari Princess Lodge ke rumah Mbak Indah". Semoga ALLAH SWT membalas kebaikan kalian semua Dunia Akhirat.
(Toni & Dea putrinya Mbak Indah, Photo)