Mohamad Adriyanto: Baby Boomers, Generation X dan Generasi Millenials
Nah, baru saja baca sebuah report, ternyata muncul lagi satu generasi baru yang diberi nama Generasi Millenials. Usia saat ini adalah 13-24 tahun, artinya yang lahir antara tahun 1994-1983.
Yah, ini sebagai referensi saja... jangan sampai ketinggalan dengan istilah-istilah demikian. Ini biasanya banyak dipakai dalam report marketing yang coba men-segmentasi pasar berdasar range usia yang dihubungkan dengan kecenderungan pemakaian teknologi dari orang-orang itu.
Mohamad Adriyanto: Selamat Tinggal Netscape Navigator
Saat ini akhirnya AOL (pemilik terakhir Netscape) menghentikan pengembangan browser Netscape Navigator dan menyarankan agar penggunanya beralih ke Firefox. Padahal baru sekitar 2-3 bulan lalu saya kembali memakai Netscape, kali ini versi 9.0.0.3. Dalam beberapa hal lebih bagus dari Firefox.
Bagi penggemar Netscape yang tetap ingin bernostalgia dengan Netscape masih tersedia skin Netscape untuk Firefox :-)
Bagi saya, terus terang jadi ikut sedih dengan matinya salah satu pendorong utama di masa awal kebangkitan Internet ini. Saya masih ingat juga masa-masa itu dimana Netscape betul-betul ditakuti oleh Microsoft dan ditekan habis-habisan oleh trik-triknya Bill Gates yang ingin mendorong IE.
Anyway, selamat tinggal Netscape... selamat datang Safari for Windows :-)
Mohamad Adriyanto: Pindah ke Telkom Speedy Time Based
Di salah satu laptop saya di rumah, saya install Google ScreenSaver yag gambarnya bagus-bagus, namun ternyata setiap kita online, program ini diam-diam terus berkomunikasi dengan server Google, gak tahu juga apa saja yang dilakukannya, yang jelas dia terus melakukan download stock foto-foto baru untuk screensaver di laptop saya. Tanpa izin...!
Kebetulan anak saya juga sangat rajin masuk Internet akhir-akhir ini, kegiatan utamanya download dan upload segala hal... Baca juga tulisan blog saya Krisis Bandwidth di Rumah Saya.
Belum kalau tiba-tiba kita kena spyware tanpa sadar. Kebetulan saya paling malas memasang aplikasi anti spyware, maklum di laptop tua saya, jalannya jadi lambat sekali begitu ada anti spywarenya. Kalau sudah kena, traffic dari komputer kita bisa sangat tinggi, maka jebol lah dompet ketika bayar tagihan bulan depan.
Mudah-mudahan dengan paket baru ini saya akan lebih terlindungi dan tidak terlalu membobol dompet. Hitung-hitung, dengan akses normal 50 jam, akses jadi jatuh sekitar Rp 4000/jam, setiap kelebihan dihitung Rp 1500/jam. Lumayan sekali...
Perpindahan dari paket lama ke time based juga gampang sekali. Tinggal datang ke Telkom Plaza, kebetulan saya datang ke kantor Plaza Telkom Samarinda, lapor dan kita diminta isi formulir kontrak baru tanpa biaya. Customer Service nya juga OK, sangat ramah dan tahu apa yang dia lakukan. Tapi kita tetap harus beli materai sendiri :-) Sore langsung online dengan paket baru... Bisa dilakukan kapan saja dan perhitungan biayanya juga cukup fair, silahkan tanya saja...
Keywords: Telkom Speedy Samarinda, Telkom Speedy Kaltim, Telkom Speedy kalimantan Timur, perpindahan paket, pindah paket, pindah kontrak, akses Internet Samarinda, akses Internet Kalimantan Timur, akses Internet Kaltim, harga Speedy, biaya Speedy, tarif Speedy
Satria Dharma: PENDIDIKAN DASAR GRATIS : AMANAT YANG TERLUPAKAN
Pendidikan dasar gratis adalah amanat UUD 1945 hasil Amandemen yang tercantum pada Pasal 31 Ayat (2) yang berbunyi : Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. Untuk menegaskan amanat tersebut maka dalam UU Sisdiknas Pasal 34 Ayat (2) dinyatakan lagi bahwa :”Pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya.” Jadi apalagi yang hendak diperdebatkan? Jelas bahwa sesuai dengan amanat UUD 1945 hasil amandemen dan UU Sisdiknas 2003, pemerintah memang sudah seharusnya menanggung biaya pendidikan dasar bagi semua warga negara tanpa membedakan antara si kaya dan si miskin. Karena itu, penyediaan sekolah gratis bagi semua warga negara jauh lebih mendasar ketimbang pemberian subsidi silang kepada siswa dari kalangan miskin.
Tapi fakta menunjukkan lain. Tidak banyak pemerintah kota dan kabupaten yang berusaha untuk memenuhi amanat Undang-undang tersebut dan bahkan memberikan tafsiran sendiri mengenai adil, perlu, dan menguntungkan atau tidaknya pendidikan dasar gratis tersebut.
Apakah pendidikan dasar gratis itu mustahil dilaksanakan dari segi finansial, tidak adil bagi si miskin, menurunkan mutu, sekedar mimpi, dll? Tentu saja tidak. Fakta menunjukkan bahwa semua negara maju menggratiskan pendidikannya sampai pada perguruan tinggi. Bahkan di Jerman orang asingpun boleh menikmati sekolah gratis tersebut sampai perguruan tinggi. Itu sebabnya banyak orang kita yang pergi ke Jerman untuk memperoleh pendidikan tinggi gratis dan berkualitas tinggi.
Satria Dharma: Mitos tentang Akidah
Assalamu alaikum wr. Wb.
Saudara-saudaraku,
Menurut pendapat saya pendapat yang menyatakan bahwa mengucapkan selamat natal kepada umat nasrani adalah merusak akidah adalah hanya mitos. Mitos adalah sesuatu yang dipercaya sebagai sesuatu yang benar tanpa adanya bukti-bukti dan fakta-fakta. Mitos itu lebih berdasarkan asumsi yang dipercayai tanpa diteliti dengan sebaik-baiknya lebih dahulu yang kemudian dibesar-besarkan sehingga menjadi pendapat umum. Begitu juga pendapat ucapan selamat natal dalam mainstream Islam. Bagaimana untuk membuktikan bahwa ini cuma mitos? Mudah saja. Coba cari bukti tentang adanya orang yang rusak akidahnya karena mengucapkan selamat natal kepada umat nasrani. Cari satu saja sebagai bukti dan setelah itu baru kita bisa katakan bahwa ternyata terbukti ada orang yang rusak akidahnya karena mengucapkan selamat natal kepada temannya yang nasrani.
Tentu saja kita tidak akan dapat menemukan satupun karena kita tidak punya alat ukur dan kewenangan untuk menentukan apakah seseorang rusak akidahnya atau tidak karena sebuah ucapan selamat. Tidak di jaman Rasulullah tidak pula di jaman sekarang. Saya telah mengucapkan selamat natal selama bertahun-tahun kepada teman-teman Nasrani saya dan saya samasekali tidak pernah merasakan adanya kerusakan pada akidah saya. Lagipula emangnya ada ‘alat ukur kerusakan akidah’?
Mohamad Adriyanto: Data Internet dan Telekomunikasi Seluler di Indonesia
Saat kuliah manajemen di USA, pencarian data semacam ini jauh lebih mudah. Hal yang memudahkan adalah banyaknya lembaga-lembaga independen baik not-for-profit maupun yang profit oriented, lengkapnya data-data di situs online pemerintahan (hal sebaliknya di Indonesia), adanya kewajiban perusahaan publik untuk memberi laporan keuangan dan keadaan perusahaan secara lengkap ke SEC yang laporannya disediaan online, berkualitasnya tulisan-tulisan di media massa sehingga data-data tersaji lengkap & sistematis, serta adanya sumber-sumber lain secara online yang mudah di search.
Kapan di Indonesia bisa begitu?
Keywords: data Indonesia, informasi Indonesia, data Internet Indonesia, data telekomunikasi Indonesia, data seluler Indonesia, data selular Indonesia, data cellular Indonesia, data celluler Indonesia, data celuler Indonesia, data celular Indonesia, data Telkomsel, data Indosat, data Telkom Indonesia, data XL, data Excelcomindo, data Bakrie, data GSM Indonesia, data CDMA Indonesia, data ponsel Indonesia, data telepon Indonesia, data Indonesia PPT, data telepon genggam Indonesia, data HP Indonesia, data hape Indonesia, data bahasa Internet, data pengguna Internet, Internet user Indonesia, penetrasi Internet Indonesia, keuangan Telkomsel, data Indosat StarOne, data Indosat Star One, data ponsel lebaran, traffic ponsel Indonesia
Mohamad Adriyanto: Kajian Masa Depan Internet
Slides ini bercerita banyak mengenai hal-hal yang sudah terjadi hingga saat ini di dunia Internet, prediksi apa-apa saja yang akan terjadi, serta yang penting beberapa insights untuk kita di Indonesia.
Keywords: Internet Indonesia, teknologi informasi Indonesia, ict Indonesia, it indonesia, perkembangan Internet, teknologi Internet
Mohamad Adriyanto: Profesionalisme Pekerja Sepakbola dalam Bahasa
Schuster mungkin sudah sangat lama bekerja di Spanyol, namun Ruud perasaan masih sangat baru ada di Spanyol. Saya yakin mereka bekerja sangat keras untuk mampu berbahsa Spanyol dengan sebaik-baiknya karena mereka yakin itu adalah bagian dari pendukung kesuksesan mereka berkarir sepakbola.
Saat ini memang semakin banyak pemain sepakbola bermain lintas batas negara dengan bahasa yang sama sekali berbeda dengan bahasa ibu mereka. Adalah tidak mungkin bagi pemain sepakbola untuk bermain maksimal apabila ada kendala bahasa yang merintang. Di klub-klub besar, mereka menyediakan penterjemah bahasa bagi para pemain luar negeri mereka agar bisa tetap berkomunikasi dengan baik, contohnya adalah Carlos Teves (pemain Argentina yang bermain di MU Inggris). Namun pemain-pemain yang benar-benar pro selalu berusaha keras untuk menguasai bahasa tempat mereka bekerja.
Hal ini berlaku tidak hanya di olehraga, namun juga berlaku di jenis pekerjaan profesional lain. Dunia semakin sempit.
Subur Anugerah: The Child Sexual Abuse
Noname: Gagalnya Jatim dgn Ratusan HotSpot (Pelajaran Bagi Balikpapan)
Mohamad Adriyanto: Penjual Permen Unik di Samarinda
Anak saya, Audrey dan Irfan yang kebetulan sedang keliling-keliling kompleks perumahan kami di hari raya kurban, menemukannya sedang nongkrong didepan Mesjid Istiqlal Loa Bakung yang sedang ramai karena adanya proses pemotongan puluhan hewan kurban. Dengan harga Rp 1000 rupiah per permen, kita tidak hanya membeli permen, tapi kita juga bisa melihat proses pembuatan karya seni unik sekitar 2-3 menit secara "live". Saya sertakan foto-fotonya disini.




Keywords: kehidupan samarinda, bisnis samarinda, business samarinda, kegiatan samarinda, penjual samarinda, kaki lima samarinda, permen buatan, gula-gula buatan
Mohamad Adriyanto: Google Knol, Initial Review
Nama inisiatif baru ini adalah Google Knol, kependekan dari unit of knowledge. Walaupun belum dibuka penuh informasinya, tapi menurut berita yang berseliweran di Internet, layanan ini sudah masuk tahap beta dan sudah mulai diisi.
Konsepnya adalah untuk mendorong orang-orang yang memiliki pengetahuan mengenai apa saja untuk menulis dan membaginya ke publik melalui hosting dan authoring tools yang disediakan Google. Menurut Google Blog, tidak sembarang orang juga bisa ikut menulis disitu, tapi adalah orang-orang yang memang memiliki otorisasi di bidangnya. Misalnya tulisan mengenai program ruang angkasa USA, yang akan diundang dan diizinkan menulis adalah orang-orang NASA, kira-kira begitu konsepnya. Tambahan info dari Google, tidak seperti Wikipedia yang ada editor-nya, maka Knol akan menggantungkan sepenuhnya kredibilitas isi content kepada penulisnya. Hal yang wajar mengingat penulisnya adalah orang yang memiliki otoritas dibidangnya.
Artinya layanan ini akan mengancam langsung Wikipedia yang selama ini merajalela di puncak teratas hampir semua search term yang berkenaan dengan ilmu pengetahuan di Google search result. Selama ini Google Search menjadi sangat populer karena independensinya, Google rank tidak dapat dibeli! Begitu selalu koar-koar saya di setiap kuliah yang berkenaan dengan Googling dan online research yang saya berikan. Dengan adanya content yang dimiliki oleh Google sendiri dan berkenaan dengan bisnisnya, akankah Google mampu mempertahankan independensinya?
Selama ini pun sudah mulai terasa dimana search result Google cenderung memberi rank lebih tinggi ke blog-blog yang dihosting di Blogger, saya merasakannya langsung karena semua blog saya ditaruh di Blogger.
Bayangkan kalau Google Knol sudah di launch nanti. Seberapa jauh Google bisa mempertahankan obyektifitas nya dalam menyusun rank di search result nya? Menarik untuk ditunggu perkembangannya.
Akibatnya, di beberapa kuliah terakhir saya, mulai muncul statement-statement baru: Google bukanlah segalanya. Dan saya selalu memberikan perbandingan search result dari Google dengan dari Yahoo!, Ask.com dan Microsoft Live. Hasilnya? Memang dalam beberapa kasus, result dari Google kalah mantap dibanding saingannya.
Kembali ke Google Knol. Ide lanjutan dari Google adalah untuk memberikan sharing hasil AdSense, iklan yang akan ditaruh Google di halaman-halaman Knol. belum ada info resmi berapa besar sharing nya. Namun diisukan akan signifikan. Artinya Google memang sungguh-sungguh ingin menarik the best info resources yang ada di dunia ini. Bagi penulis/kontributor, dari pada ribet buat blog sendiri, manage AdSense sendiri, mending sharing langsung di Knol.
Apakah Knol akan membunuh Wikipedia? Sangat mungkin. Tapi secara logika, memang bisa saja tidak, karena konsep dasarnya agak berbeda. Tapi feeling saya, sulit Wikipedia akan bertahan kalau Knol semakin kuat dan lengkap.
Yang menarik, seberapa cepat Google akan membawa Knol kedalam berbagai versi bahasa lain selain English? Kalau ya, pasti juga akan menarik melihat perkembangannya di versi bahasa Indonesia, mengingat malasnya orang Indonesia menulis. Lihat saja Wikipedia Indonesia yang perkembangannya sangat lambat. Tapi perlu diingat juga orang kita materialistis, kalau di Wikipedia gratis nulis, tapi gratis juga imbalannya. Kalau Knol? Bisa berbeda hasilnya.
Kita lihat perkembangannya...
Mohamad Adriyanto: Sekolah-Sekolah Saya Dulu
OK lah, saya list saja disini sekolah saya yang dulu pernah saya masuki biar kalau ada yang cari di search engine bisa ketemu blog saya ini, dan syukur kalau bisa mulai kembali berkomunikasi, terutama bagi teman-teman lama saya.
Awal saya masuk TK lupa namanya di Desa Sungai Durian atau Sei Durian di kota Pontianak, Kalimantan Barat. Kemudian masuk ke SDN 17 (SD Negeri 17) juga di desa yang sama di Pontianak. Belum selesai, kelas 5 saya pindah ke SDN 43 (SD Negeri 43) Jambi, kalau tidak salah di area bernama Thehok gitu... mohon koreksi.
SMP saya habiskan penuh di SMPN 6 (SMP Negeri 6) Jambi. Ini di daerah Pasir Putih. Tapi beberapa waktu lalu sempat saya search di Google, kelihatannya nama sekolah ini telah berubah. SMA di SMAN 3 (SMA Negeri 3) Jambi. Ini juga lupa arealnya, kalau tidak salah di Thehok juga.
Kelas 3 SMA, saya pindah ke SMAN 1 (SMA Negeri 1) Balikpapan, Kalimantan Timur. Kalau ini sih mustinya banyak sekali info yang tersedia kalau dicari di search engine. Maklum, sekolah elit dan berada di daerah yang cukup maju...
Kalau adik-adik saya Abi dan Arif, mereka juga alumni SMAN 1 Balikpapan, tapi SMP mereka habiskan di SMPN 5 (SMP Negeri 5) Sepinggan Balikpapan.
Anak saya Rizka Amalia Windriani sempat bersekolah di 3 SD, yaitu SDN 028 (SD Negeri 028) Loa Bakung Samarinda, Bettes Elementary School di Akron, Ohio, USA, kemudian pindah lagi ke SDN 007 (SD Negeri 007) Samarinda. Dan saat ini bersekolah di SMPN 4 (SMP Negeri 4) Samarinda.
Istri saya Aidha Rosilawati, di SMPN 2 (SMP Negeri 2) Balikpapan dan SMAN 1 (SMA Negeri 1) Balikpapan, Kalimantan Timur.
Anak kedua saya, Audrey Shafia Dwinandita, TK di TK Al Azhar Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur. Kemudian saat ini kelas 2 di SD Islam Bunga Bangsa (SDI BB) Samarinda.
Untuk perguruan tinggi, saya di Jurusan Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan, Universitas Mulawarman Samarinda, Kalimantan Timur. Kemudian ke College of Business Administration, University of Akron, Akron, Ohio, USA.
Istri saya di Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Mulawarman Samarinda, Kalimantan Timur.
Adik saya Abi Ratno di Fakultas Teknik Nuklir, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Arif Sukoco sempat masuk kilat di Fakultas Teknik Elektro, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta kemudian pindah ke Computer Engineering di Wolongoong University di Australia.
He3, rajin juga typing subuh-subuh gini. Google pasti senang banget dapat begitu banyak keyword, sebagian besar baru, he3....
Bagi yang ketemu page ini setelah search di Google, silahkan kontak, siapa tahu bisa berguna juga bagi yang lain.
Mohamad Adriyanto: Krisis Bandwidth di Rumah Saya
Karena mahalnya tarif kelebihan kuota dari Telkom Speedy, saya harus putar otak agar kegiatan Internet Rizka dapat tetap tersalurkan. Kalau saya bisa menggunakan fasilitas di kantor.
Namun saya belum terbayang alternatif apa yang bisa dipakai. Mungkin meng-upgrade paket langganan saya dari 1 GB menjadi paket lebih besar, tapi mungkin tidak bisa dilakukan di pertengahan bulan. Atau kembali menggunakan fasilitas dial-up TelkomNet. Namun yang ini juga cukup mahal, Rp 165/menit.
Kemudian saya juga harus mulai menelaah dengan teliti aplikasi-aplikasi apa saja yang ada di 1 PC dan 1 laptop di rumah saya yang terkoneksi dengan Internet. Ada beberapa yang potensial memakan banyak bandwidth karena terus melakukan updating atau download di background. Seperti baru saja saya cek, ternyata Google Photos Screeensaver yang saya pasang terus melakukan update mendownload foto-foto baru tanpa konfirmasi dulu. Dan itu memakan bandwidth besar...!
Kalau Windows Updater sudah saya off sejak awal. Mungkin juga AVG Free saya, namun ini kecil saja atau masih dapat ditolerir, namun karena masing-masing PC memiliki 1 aplikasi AVG FREE berdiri sendiri, terjadi double update.
Yah..., insya Allah dimasa depan saya akan bisa menyediakan akses Internet yang memadai bagi keluarga saya. Saat ini Audrey yang masih kelas 2 SD masih ogah-ogahan untuk ikut masuk, padahal sekali-sekali kalau sedang mood, dia akan ikut juga masuk ke situs kesayangannya www.barbie.com yang sarat Flash-based game yang juga rakus bandwidth :-)
Keywords: bandwidth limit telkom speedy samarinda, kegiatan internet anak, aplikasi rakus bandwidth
Mohamad Adriyanto: Ide Dakwah Secara Digital
Ide awalnya, yang dibidik adalah agar materi-materi ini bisa segera masuk ke ponsel dan MP3 player kaum muda terutama siswa-siswa di sekolah saya. Sedih memikirkan bahwa orang-orang muda "generasi iPod" ini setiap hari hanya punya lagu-lagu bajakan yang diputar tanpa henti di play list mereka. Saya ingin agar di play list mereka, setiap 3-4 lagu bajakan selalu diselingi dengan file dakwah Islami tadi. Saya yakin ini bisa dilakukan karena biar bagaimanapun sebagian dari mereka membutuhkannya, apalagi kalau materi-materi tersebut bisa dibuat "gaul" dan menarik.
Tadi siang proyek ini telah dimulai. Tim Rohis SMK TI Airlangga Samarinda yang saya pimpin mulai melakukan rekaman dan editing materi ini. Dalam waktu sangat singkat selesai 5 file MP3 siap edar, namun masih perlu final check agar betul-betul mulus...
Kelima file tersebut adalah 2 hadis pendek, 2 doa pendek dan 1 tauziyah pendek mengharukan mengenai jasa orangtua. Bagus sekali... Rekaman dan editing dilakukan sepenuhnya oleh anak-anak Rohis tadi, narasi dan materi dibawakan oleh Bp. Nanang Supratmanm guru Agama Islam sekolah kami.
Saya dengan menggebu-gebu menyampaikan kepada mereka bahwa materi seperti ini sangat mudah dibuat dan mereka telah membuktikannya langsung. Bayangkan kalau kita bisa membuat 100 file dalam beberapa bulan kedepan ini, kemudian semua file menyebar cepat melalui Internet dan jaringan bluetooth antar ponsel, berapa besar amal jariyah kita semua hanya dengan melakukan hal kecil seperti itu?
File-file yang sudah jadi akan saya pajang di blog saya ini. Namun saat ini belum bisa karena masih perlu final check.
Insya Allah diberi kelancaran oleh Allah dalam proses produksinya serta bisa menjadi hal bermanfaat bagi ummat. Amin...
Keywords: mp3 dakwah, mp3 da'wah, mp3 hadis, mp3 hadits, mp3 ayat al-qur'an, mp3 quran, mp3 ceramah agama islam, mp3 doa, mp3 do'a, file audio dakwah, file audio da'wah, file audio hadis, file audio hadits, file audio ayat al-qur'an, file audio quran, file audio ceramah agama islam, file audio doa, file audio do'a, digital dakwah, digital da'wah, kegiatan program rohis smk, kegiatan program rohis smk ti airlangga samarinda, kegiatan program rohis sekolah
Mohamad Adriyanto: Tahun Ke-38 Terlampaui, What’s Next?
Masih banyak sekali hal-hal yang masih belum saya lakukan untuk memanfaatkan segala potensi diri ini. Namun secara uum saya sudah sangat bersyukur bisa berbuat segala hal yang telah saya lakukan selama hidup saya ini, baik untuk diri pribadi, orangtua saya, keluarga saya serta komunitas di sekitar saya...
Selanjutnya? Di sisa hidup saya yang semakin pendek ini, apa lagi yang bisa dilakukan?
Belum sampai 1 jam lewat pukul 24.00 dari tanggal 14 Desember 2007, sudah masuk 2 digital message, 1 email dari Arif adik saya di Sammamish, serta 1 SMS dari sobat saya Agus Winarto, thanks guys...
Insya Allah saya masih diberi kekuatan lahir dan batin dari Allah SWT untuk bisa memberi manfaat sebesar-besarnya bagi orangtua saya, istri dan anak-anak saya serta bagi ummat di sekitar saya. Bisa membawa anak-anak saya menjadi pribadi yang sukses di dunia dan akhirat... Amin yaa... rabbal al amin...

